-->

Cuitan Kritis Netizen setelah Kemenangan Kotak Kosong Pilwali Makassar

Sumber :sindonews.com
Rapat Pleno Terbuka KPU Kota Makassar yang berlangusung di Hotel Max One di jl.  Taman makam pahlawan no. 5, Tello Baru,  Panakkukang, kota Makassar jum'at (06/07/2108) memustuskan bahwa Kotak Kosong (koko) unggul dari calon tunggal.

Koko unggul di 13 dari 15 Kecamatan yang ada di Kota Makaasar dimana total suara  Paslon Appi-Cicu mendapatkan suara 264.245 suara sementara koko 300.795 suara.

Kejadian yang baru pertama kali terjadi tersebut mendapat perhatian dengan berbagai komentar dari Nitizen.
Berikut beberapa kutipaan cuitan yang sempat terangkum oleh kami.

@Haris_Ashar (Direktur Lokataru, Pegiat HAM) mengungkapkan "aturan hukum Pemilu di Indonesia mungkin perlu dirubah,  kotak kosang harus selalu tersedia, krn pilihan kita sbg rakyat tdk sekedar ditentukan para parpol". 

"seharuanya kotak kosong tetap tsedia utk semua proses pemilihan umum,  bkn sekedar dlm situasi calon tunggal. Krn tdk semia calon mjawab harapan masyarakat", lanjut Haris. 

@saididu (pengamat politik)
"ada 3 hal menarik dari Pilkada Sulsel : 1) rakyat tdk milih yg punya catatan hukum, 2) rakyat tdk suka pooitik dinasti, 3) rakyat tdk suka dipaksa (kotak kosong menang di Pilwako Mksr) "

@nurhidayatsardi (ketum PC AIPI SMG)
"kemenangan kotak kosong di Pilkada Makassar, merupakan sejarah baru dalam demokrasi elektoral kita. Bagaimana mungkin Paslon yang ditawarkan ridak dipilih oleh sebagian besar pemilih setempat.  Ini ironi dan bahkan tragedi dalam demokrasi elektoral kita. "

@Dahnilanzar (Ketum PP Pemuda Muahammadiyah)
"kemenangan kotak kosong di Makasar bukti perlawan publik terhadap kerkusan dan kesombongan. "

Selain cuitan kritis ada pula yang menggelitik, salah satunya cuitan dari @evaalimbong yang mengungkapkan "menunggu pidato kemenangan kotak kosong  dalam pemilihan walikota makssar :)"

0 Response to "Cuitan Kritis Netizen setelah Kemenangan Kotak Kosong Pilwali Makassar"

Post a Comment

Iklan Atas Arikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel