Setelah Tahun 2015,SMPN 22 Bulukumba di Kajang Kembali Disegel
01 September 2018
Add Comment
Responsifonline.com-Bulukumba-Diduga karena lamban ditangani Pemerintah Daerah, SMP Negeri 22 Bulukumba yang berada di Desa Bonto Biraeng, Kecamatan Kajang kembali disegel. Penyegelan dilakukan dengan kawat berduri dan beberapa balok kayu ini terjadi pada siang hari waktu sekolah, rabu, (29/08/2018).
Penyegelan yang ketiga kalinya ini, setelah terakhir tahun 2015 yang ditangani OMBUDSMAN ahirnya segelnya dibuka dan setelah itu soal segel-menyegel dan sebabnya dianggap telah selesai, ujar Tasman selaku Pembina Pramuka di Sekolah tersebut.
"Teman-teman guru juga pusing, kasihan siswanya kalau terpaksa belajar dikolom rumah lagi dan kami telah menyampaikan ini kepada Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria dan beliu menyampaikan bahwa kejadian ini sudah dirapatkan dan akan dikoordinasikan dengan pihak terkait." lanjut Tasman yang dikonfirmasi melalui saluran Whatsapp.
Berdasarkan informasi yang dihimpun responsifonline.com bahwa akar persoalan dari penyegelan ini sama dengan sebeb dilakukannya penyegelan pada tahun 2015 yang lalu, yaitu tidak dibayarkannya ganti rugi lahan pembangunan sekolah atas nama Hj. Asiah selaku pihak yang mengkalim pemilik lahan sekolah.
Guru-guru SMPN 22 Bulukumba berharap bahwa semoga ada solusi yang baik sehingga permasalahn ini bisa terselesaikan secepatnya.

0 Response to "Setelah Tahun 2015,SMPN 22 Bulukumba di Kajang Kembali Disegel"
Post a Comment