-->

Tanda Kehormatan dan Pilgub Sulsel

JAKARTA – Bupati Bantaeng, Nurdin Abdullah, kembali menunjukkan prestasinya dalam mengelola pemerintahan dan memakmurkan masyarakatnya. Senin 15 Agustus 2016, Bupati Bantaeng dua periode ini diberi Tanda Kehormatan Jasa Utama oleh Presiden Joko Widodo di istana negara.

Pemberian kehormatan itu berdasarkan Keputusan Presiden RI nomor 65/TK/Tahun 2016, tanggal 10 Agustus 2016 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Jasa Utama. Nurdin yang merupakan bakal calon Gubernur Sulsel ini mendapat anugerah atas usulan dari Kementerian Koperasi dan UMKM, karena dianggap berjasa dalam bidang koperasi, UMKM dengan menata pedagang kaki lima di Pantai Seruni dan Pantai Lamalaka.
Nurdin mendapat penghargaan itu bersama dengan tiga orang lainnya, yakni Bupati Lahat, Sumatera Selatan periode 2008-2013 H Saifudin Aswari. Saifudin mendapat anugerah ini atas usulan dari Kementerian Sosial karena dianggap berjasa di bidang sosial kemanusiaan, dengan program listrik masuk desa 99 persen wilayah desa di Kabupaten Lahat.
Selanjutnya, Hasto Wardoyo, Bupati Kulon Progo, DIY periode 2012-2016. Hasto mendapat anugerah ini atas usulan Kementerian Koperasi dan UMKM karena dianggap berjasa dalam bidang koperasi, UMKM dengan mooto Bela dan Beli Kulon Progo.
Terakhir, Andi Eka Sakya, Kepala BMKG tahun 2013 sampai sekarang. Eka mendapat Anugerah atas usulan BMKG karena dianggap berjasa dalam bidang pelayanan BMKG dengan menggagas open data policy.
Presiden Jokowi di momen tersebut juga memberikan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputra Adipradana kepada Jenderal Pol (Purn) Badrodin Haiti. Badrodin dianggap berjasa luar biasa di berbagai bidang yang bermanfaat bagi kemajuan, kesejahteraan dan kemakmuran bangsa dan negara. Nama Badrodin diusulkan oleh Polri.
Penghargaan Badrodin berdasarkan Keputusan Presiden RI nomor 64/TK/Tahun 2016 tanggal 10 Agustus 2016, tentang penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputra.
Jokowi pun melalui Keputusan Presiden RI Nomor 66/TK/Tahun 2016 tanggal 10 Agustus 2016, memberikan Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma kepada empat orang, yaitu Mangkunegara VI Alm. Raden Mas Soerjo Soeparto, atas usulan dari Kementerian Pendidkan dan Kebudayaan. Mangkunegara VI dianggap berjasa dalam pelestarian budaya Jawa, musik dan drama tradisional.
Kemudian Taufik Ismail atas usulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Taufik dianggap berjasa besar dalam satra dan penyair. Lalu Martha Tilaar atas usulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Martha Tilaar diangap berjasa besar dalam pelestarian jamu dan herbal.
Dan terakhir diberikan kepada Prof Dr Achdiati Ikram atas usulan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan karena dianggap berjasa besar dalam bidang filologi.

0 Response to "Tanda Kehormatan dan Pilgub Sulsel"

Post a Comment

Iklan Atas Arikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel